Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab (paling kiri) memantau pelaksanaan pencoblosan di RSUD Depok pada Rabu (17/04/19). (Foto: Diskominfo)

depok.go.id – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menilai pemberian hak suara dalam pemilihan umum (pemilu) serentak 2019 di Kota Depok berjalan dengan baik. Terlebih, dengan terakomodirnya pasien rawat inap di RSUD Kota Depok untuk mencoblos pada 17 April kemarin.

Menurut Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab, pemberian hak pilih pasien RSUD Depok merupakan upaya pelayanan dari KPU Kota Depok melalui Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Sawangan. Hal tersebut menunjukkan semua orang memiliki hak pilih yang harus dilindungi oleh negara.

“Seperti di RSUD ini saya pikir juga baik memberi ruang untuk pasien rawat inapnya untuk memberikan hak politik mereka,” ujar Amiruddin kepada depok.go.id saat ditemui di RSUD Depok, belum lama ini.

Selain berkunjung dan memantau ke RSUD Depok, dirinya juga berkesempatan mengunjungi beberapa tempat di Kota Depok, salah satunya di wilayah Kecamatan Pancoran Mas. Dia melihat semuanya berjalan dengan aman dan damai serta masyarakat terlihat nyaman untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sudah bagus sekali pelaksanaan pencoblosan di Depok, warga terlihat bergembira. Mudah-mudahan ini bisa terus berlangsung hingga masa penghitungan suara,” tandasnya.

 

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :