depok.go.id-Sebanyak 483 Sekolah Dasar (SD) sederajat di Kota Depok akan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), pada 22 April mendatang. Ada yang berbeda pada pelaksanaan ujian tahun ini, salah satunya pembagian sistem soal dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu soal utama, cadangan, dan susulan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Sada mengatakan, pembagian soal tersebut bertujuan agar pelaksanaan USBN berjalan efektif. Dengan adanya perubahan kebijakan, kategori soal dalam satu kelas tidak lagi berdasarkan paket A, B, atau C.

“Soal utama dikeluarkan pada 22-24 April 2019. Adapun cadangan, sifatnya apabila ada lembar soal yang rusak,” ujarnya, kepada depok.go.id, Kamis (18/04/2019).

Untuk yang susulan, yaitu soal yang akan digunakan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti USBN karena alasan mendesak, salah satunya sakit. Pelaksanaan ujian susulan dilaksanakan pada 26, 29, dan 30 April 2019. Dikatakannya, baik utama atau susulan, kedua jenis soal ini berbeda. Tetapi, indikatornya sama.

“Kita rekap dulu per mata pelajaran, berapa yang tidak ikut USBN di masing-masing sekolah. Mengenai lokasi ujian susulannya, akan diinfokan dalam waktu dekat ini,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Bagikan post melalui :