sumur imbuhan

depok.go.id – Saat ini pada beberapa daerah di Indonesia tengah mengalami masa kekeringan atau musim kemarau, tidak terkecuali Kota Depok. Tentunya musim kemarau panjang saat ini berdampak pada berbagai hal yang dapat merugikan masyarakat.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Wijayanto mengungkapkan bahwa dampak kekeringan yang melanda sebagian Kota Depok masih masuk kategori baik.

“Artinya bilamana ada kekeringan masih wajar itu dikarenakan saat ini sedang musim kemarau,” ujar Wijayanto.

Wijayanto mengatakan belum mendapatkan laporan lebih lanjut apabila ada wilayah yang terkena kekeringan di Depok. Ia mengungkapkan, BLH saat ini lebih mengedepankan antisipasi bencana kekeringan, yaitu dengan cara membuat sumur resapan, lubang biopori, dan mendorong gerakan penanaman pohon agar tercipta sumber air.

“Jadi, untuk sumber-sumber air masih lebih baik dibandingkan kota atau kabupaten lain di Jawa Barat,” jelasnya.

Di akhir perbincangan Wijayanto mengimbau kepada masyarakat di Kota Depok untuk melakukan penanaman pohon agar dapat menjadi sumber air baru selain sebagai penghijauan. BLH Kota Depok juga terus melakukan kerjasama dengan instansi lain untuk mendorong gerakan penanaman pohon di lahan-lahan yang ada.

“Kami dapat lahan di Pitara sekitar 3 hektar, rencana akan kami tanami pohon, untuk sekarang menunggu Anggaran Belanja Tambahan tahun ini. Target penghijauan kami sebanyak-banyaknya menanam pohon agar menciptakan udara segara dan sebagai sumber penyimpanan air di Depok,” tutupnya. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :