KNPI Kota Depok menjalin sinergitas dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mendirikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). (Foto : Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok akan mendirikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Sekretariat DPD KNPI Depok, Gedung Pemuda Tole Iskandar, Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Keberadaan SKB tersebut meliputi Sekolah Paket A setara SD, Sekolah Paket B setara SMP, dan Sekolah Paket C setara SMA.

Ketua KNPI Kota Depok, Bobby P Harahap mengatakan, pihaknya mendirikan SKB untuk menempatkan posisi pendidikan non formal setara dengan formal yang berupa kesetaraan. Untuk itu, pihaknya akan ikut membantu pemuda usia produktif yang tidak bisa meneruskan jenjang pendidikan formal mereka.

“Faktor ekonomi masih jadi penyebab putus sekolah, namun kami ingin hal itu jangan dijadikan hambatan lagi. Kami juga ingin membangun kesadaran bahwa sekolah itu penting dan memiliki ijazah itu suatu keharusan,” ujarnya kepada depok.go.id, Selasa (18/09).

Dikatakannya, pihaknya menyadari proses rekrutmen tenaga kerja di Indonesia masih mengedepankan pendidikan formal dan pembuktiaannya harus dengan ijazah. Perusahaan masih belum bisa menerima pekerja dengan dasar kemampuan atau keterampilan.

“SKB kami akan menyatukan antara pendidikan formal dan pelatihan kemampuan keterampilan, sehingga dapat mencetak pemuda yang potensial,” katanya.

Dirinya menambahkan, rencana untuk mendirikan SKB ini telah mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Karena itu, direncanakan untuk tenaga pengajar berasal dari Dinas Pendidikan dan anggota KNPI Depok

“Jadi tanggal 10 September 2018 DPD KNPI Kota Depok melakukan pertemuan dengan Disdik Depok untuk membahas bagaimana berjalanya SKB,” ucapnya.

Untuk diketahui, SKB KNPI Depok telah membukan pendaftaran murid sejak tanggal 1-30 September 2018. Dengan sasaran kurang lebih 200 orang yang ada di Kota Depok.

“Semuanya gratis tanpa dipungut biaya,” tandasnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :