Ketua P2TP2A Kota Depok, Elly Farida saat menjenguk balita korban penganiayaan ART. (Foto : Istimewa)

depok.go.id – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Elly Farida menyambangi HRK balita (2,8 tahun) korban penganiayaan Asisten Rumah Tangga (ART) di Sukmajaya, Kamis (17/10) sore. Bunda Elly, sapaannya, menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus tersebut.

“Kami sudah melihat kondisi korban. Insya Allah siap memberikan bantuan untuk pemulihan psikis korban oleh psikolog kami, begitu juga jika kakak dan ibu korban butuh pemulihan psikis. Bantuan hukum juga akan kami beri kalau dibutuhkan,” kata Bunda Elly kepada depok.go.id di Balai Kota Depok, Jumat (18/10/2019).

Dirinya mengimbau, agar kasus penganiayaan ART menjadi perhatian semua pihak. Baik para orangtua, ataupun lingkungan sekitar untuk memantau perkembangan dan kondisi anak melalui pengasuhanan yang baik.

Selain itu, katanya, kasus penganiayaan oleh ART tersebut bisa terjadi pada siapa saja. Namun, untuk pelaku kekerasan sepandai-pandainya menyimpan kejahatan pasti akan terbongkar juga.

“Kadang kita terlanjur menganggap baik seseorang, tetapi ternyata mengecewakan. Hal itu jangan sampai terjadi, sehingga sangat perlu sekali memberikan pengawasan ekstra anak-anak. Jika ada asisten di rumah, kita sebagai orangtua juga harus tetap menjaga anak-anak,” pungkasnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :