pak wali dan kapolda_2depok.go.id – Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menghadiri acara coffe break bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Pada acara yang mengusung tema “Banjir di Ibukota Kapan Berakhirnya?” tersebut turut dihadiri oleh Kepala Metreologi dan Geofisika, Jajaran Pemda Provinsi Jakarta, Walikota Jakarta, Camat Kelapa Gading dan Kampung Pulo, para pengamat ibu kota, beberapa selebriti yang sering dilanda banjir, serta perwakilan masyarakat di Jakarta.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Insperktur Jenderal (Irjen) Polisi, Tito mengatakan bahwa acara yang digelar atas kerjasama dengan JakTV ini dimaksud untuk membangun jaringan agar Polda dapat lebih terbuka kepada masyarakat dalam memberikan masukan dan membangun network guna menangani masalah banjir di wilayah yang memiliki lima kota ini.

Selain itu, acara yang memiliki tagline “Solusi Cepat-Solusi Tepat” tersebut bertujuan memberikan informasi agar warga Jakarta dapat siaga akan masalah banjir yang selalu terjadi pada musim hujan ini, sehingga dapat melakukan berbagai antisipasi dalam menanggulangi hal tersebut.

“Dengan berkumpul bersama seperti ini kami ingin seluruh komponen dapat bersinergi dalam mengentaskan banjir di ibu kota,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Dalam hal ini, masing-masing peserta yang hadir memberikan masukan, saran, dan anggapannya mengenai musibah banjir, sehingga satu sama lain dapat memperoleh informasi dan selanjutnya dapat ditindaklanjuti dengan berbagai upaya serta tindakan.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menuturkan bahwa pihaknya turut melakukan berbagai ikhtiar agar provinsi yang memiliki semboyan “Jaya Raya” ini tidak dilanda banjir. Pasalnya, Kota Depok merupakan salah satu wilayah yang aliran sungainya turut terhubung hingga Jakarta.

“Masyarakat selalu kami imbau agar tidak membuang sampah di aliran sungai, karena tiga sungai di Depok airnya mengalir menuju Jakarta,” ungkap pemimpin Kota Belimbing tersebut saat berdiskusi. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :