manto

Kepala DPUPR Kota Depok, Manto. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus mengebut proyek drainase agar rampung sesuai target. Imbas dari pekerjaan itu dipastikan akan membuat jalan sedikit terhambat, sehingga warga diminta bersabar hingga proyek selesai.

“Kami meminta warga untuk bersabar, karena pengerjaan drainase puncaknya terjadi pada bulan Oktober sampai 15 Desember mendatang, untuk fisiknya. Ini merupakan hasil lelang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tahun 2017, jadi baru bisa dikerjakan menjelang akhir tahun,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Manto, di Balai Kota, Sabtu (18/11/17).

Dikatakannya, untuk pengerjaan jalan lingkungan (jaling) dan drainase telah dikerjakan bulan Mei dan rampung sebanyak 508 titik. Untuk drainase tingkat kota yang telah dan sedang dikerjakan sebanyak 23 ruas jalan. Sedangkan untuk drainase lingkungan saat ini tersebar di 473 ruas saluran. Pekerjaan dilakukan melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) maupun Bina Marga.

“Untuk penunjukan langsung sudah mulai kerja bulan Mei sampai Oktober dan sudah rampung sebanyak 508 titik. Saat ini sedang dikerjakan 473 ruas saluran. Belum lagi yang masuk Anggaran Biaya Tambahan (ABT), sudah kami ajukan sebanyak 112 paket. Khusus kegiatan ABT, targetnya selesai pada 25 Desember,” tambahnya.

Manto menyebutkan, beberapa titik drainase ruas jalan kota yang sedang dan telah dikerjakan antara lain, Jalan Pekapuran, Jalan Nusantara, Ciherang, Beji, Jalan Kemakmuran, Jalan Tole Iskandar dan lain-lain. Untuk pengerjaan drainase dan jaling berada di wilayah Rangkapan Jaya, Cagar Alam, Situ Pitara, Pasir Putih, Meruyung dan sebagainya.

“Kami menyadari, pekerjaan galian drainase dan pemasangan u-ditch ini mengganggu kenyamanan warga. Untuk itu, kami meminta pengertian warga atas pekerjaan ini. Kegiatan ini dilakukan demi kepentingan seluruh masyarakat Kota Depok,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih  dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :