musrenbang panmas

Wakil Walikota Depok, Idris abdul Shomad, membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kecamatan Pancoran Mas di Sekarpeni, Selasa (19/01/15).

depok.go.id – Banyaknya usulan terkait perbaikan infrastruktur jalan dan lingkungan (Jaling) serta drainase di Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), membuat program tersebut menjadi fokus utama dalam pembangunan tahun 2017 mendatang. Hal itu disampaikan Camat Panmas, Utang Wardaya, pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan di Sekarpeni, Selasa (19/01/15).

Tercatat, sebanyak 32 lokasi Jaling dan 30 lokasi drainase diusulkan untuk dibangun maupun diperbarui. Selain itu, Penerangan Jalan Umum (PJU) juga tidak lepas dari perhatian, salah satunya terdapat di dua lokasi yaitu di Kelurahan Mampang dan Rangkapan Jaya Baru yang akan dibenahi.

“Infrastruktur Jaling serta drainase ini telah direkap. Semoga bisa dipertajam, diklarifikasi serta dikelompokkan berdasarkan tugas dan fungsi OPD. Mudah-mudahan kita bisa mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas agar bisa menetapkan kegiatan-kegiatan yang tentu saja mengakomodir semua kepentingan,” ujar Utang.

Adapun satu program yang tidak diusulkan yaitu taman terpadu. Menurutnya, taman terpadu sulit untuk direalisasikan mengingat tidak adanya lahan yang dapat dipergunakan.

“Untuk taman terpadu, kita memerlukan lahan minimal 250 meter dan kita belum siap untuk hal itu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Idris abdul Shomad, yang saat itu hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut, menekankan program-program yang dibahas pada Musrenbang ini menjadi perhatian khusus OPD maupun stakeholder terkait untuk segera ditindaklanjuti. Hal tersebut karena menurutnya, masih banyak program-program yang belum terealisasi di tahun-tahun sebelumnya.

“Jika seluruh program telah dilaksanakan dan tidak menimbulkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), maka kita berkesempatan untuk  mengajukan anggaran lebih. Mudah-mudahan tahun 2017 nanti dapat terealisasi,” harap Idris. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :