Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto (Foto: Vidyanita)

Sedikitnya 100 bangunan tanpa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ditargetkan akan ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok tahun 2018 ini. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bisa bertambah, karena inventarisasi masih terus dilaku.

“Jumlahnya 100 bangunan yang tersebar di 11 kecamatan, bangunan tersebut tidak memiliki IMB. Target kami 100 dulu, tapi kalau anggarannya ditambah, maka kami tambah lagi jumlah yang ditertibkan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di ruang kerjanya, Kamis (19/04/18).

Yayan menyebutkan, anggaran yang diusulkan sebesar Rp 1 miliar untuk kegiatan penertiban 100 bangunan. Besarnya anggaran dikarenakan pihaknya harus menyewa alat berat berupa crane dan buldoser.

“Tentu kami tidak bisa bergerak tanpa adanya anggaran, karena untuk gedung bertingkat kami perlu sewa crane dan alat berat. Kami usulkan Rp 1 miliar untuk membongkar 100 bangunan dengan rincian, satu bangunan sebesar Rp 1 juta. Itu bukan untuk anggaran tenaga saja, akan tetapi untuk sewa alat juga,” tambahnya.

Sebelum penertiban, Satpol PP juga telah melayangkan teguran dan akan menyegel serta eksekusi penertiban, jika imbauan tersebut tidak juga diindahkan oleh pemilik bangunan.

“Kami juga telah melakukan pendataan terhadap beberapa perumahan yang tidak memiliki IMB seperti halnya di wilayah Reni Jaya, Bojongsari dan lain-lain. Pembongkaran akan dilakukan jika memang benar pemilik bangunan menyalahi aturan,” tegasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :