Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menghadiri peresmian Koperasi Hiswana Migas di Ruko Verbena blok A.10, GDC, Sukmajaya,Kamis (19/04/2018). (Foto: Bima/Diskominfo)

depok.go.id- Demi meningkatkan kualitas dan kapasitas, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus memperketat pengawasan terhadap koperasi. Hal tersebut guna menghidari adanya penyalahgunaan atas koperasi di Kota Depok.

“Kami sangat sepakat dengan kebijakan pemeritah pusat yang ingin melakukan reformasi total terhadap koperasi. Koperasi tidak hanya sebatas papan nama tetapi bagaimana koperasi ini bisa membantu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada depok.go.id, usai meresmikan Koperasi Hiswana Migas di ruko Verbena blok A, Grand Depok City (GDC), Kamis (19/04/2018).

Dikatakannya, koperasi yang terdaftar di Kota Depok sekitar 500 koperasi, tetapi yang melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) hanya 40 persen. Untuk itu, sejak tahun 2017, pihaknya mulai melakukan verifikasi ulang terdapat koperasi-koperasi yang masih aktif.

“Kami juga rutin melakukan pembinaan dan revitalisasi koperasi yang terdaftar guna meningkatkan kapasitas dan kualitas koperasi,” terangnya.

Dirinya juga mengimbau kepada para pengurus koperasi untuk berorientasi pada peningkatan kualitas guna membentuk koperasi yang semakin aktif, sehat, dan mandiri. Mohammad Idris meminta kepada pengurus koperasi untuk menjalin sinergitas dan berkolaborasi dengan Pemkot Depok.

“Dengan adanya kolaborasi dan sinergitas dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat di Kota Depok,” tandasnya.

 

 

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :