Satpol PP lakukan penertiban miras di berbagai wilayah Kota Depok, dini hari tadi, Sabtu (19/05/18). (Foto : Dok. Satpol PP)

depok.go.id –  Untuk menjaga kekhusyukan umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok melakukan penertiban minuman keras (miras) di sejumlah warung dan toko. Dari penertiban itu, 242 botol miras dengan berbagai merek disita, termasuk satu drum tuak tradisional.

“Mulai tadi malam, jam 21.00 WIB sampai 01.00 WIB, kami melakukan penertiban miras ke beberapa wilayah dan berhasil menyita miras dengan jumlah total 242 dan satu drum tuak,” ujar Kasatpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di Balai Kota, Sabtu (19/05/18).

Dikatakannya, penertiban ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan toko yang menjual miras dan adanya dugaan gudang penyimpanan miras ilegal. Barang bukti, selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dimusnahkan. Adapun lokasi yang disisir antara lain di wilayah Citayam, Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Gas Alam, Rangkepan Jaya, Bojongsari dan lain-lain.

“Sudah lama toko dan tempat penyimpanan miras tersebut menjadi incaran, dan tadi malam kita lakukan penertiban. Kami juga memberi teguran dan pemilik diberikan sanksi berupa Tindak Pidana Ringan (Tipiring) serta melarang untuk menjajakan minuman keras tersebut. Sejauh ini pemilik toko kooperatif,” jelas Yayan.

Yayan menambahkan, pihaknya akan terus melakukan razia ke berbagai wilayah, sebagai langkah penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Terlebih, saat ini merupakan bulan Ramadan, sehingga harus dijaga kesuciannya.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga ketertiban umum. Termasuk tertib dari miras yang jelas-jelas sudah diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2008,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :