depok.go.id – Direktur RSUD Depok, Dewi Damayanti mengatakan bahwa sejak Januari hingga Juli ini tercatat sudah 1.011 pasien yang dirawat karena menderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Depok. Data yang dikumpulkan dari RSUD Depok, penderita cukup tinggi periode Februari-Mei.

“Periode yang  tertinggi ada di bulan April yang mencapai 191 penderita,” ujar Dewi.

Dewi menjelaskan bahwa jumlah itu meningkat dari bulan Desember 2015 lalu yang hanya mencatat 51 penderita DBD. Namun, pada awal tahun jumlah penderita yang dirawat sebanyak 151 orang dan dari jumlah tersebut pasien tidak seluruhnya warga Depok.

“Catatan yang dimiliki, warga Depok yang dirawat di RSUD hingga 31 Januari 2016 hanya 126 orang, yang dari luar Depok 25 pasien,” ujarnya.

Dirinci pada Februari, terjadi peningkatan menjadi 177 penderita dan Maret 179 penderita. Jumlahnya melonjak lagi pada April yang mencapai 191 penderita.

“Ini tertinggi dari data yang kami miliki,” tandasnya.

Sedangkan pada Mei terjadi penurunan menjadi 176 penderita. Jumlah penderita berangsur turun pada Juni yang mencapai 79 orang dan Juli hingga Senin 18 Juli kemarin hanya 57 orang. Tingginya penderita DBD biasa terjadi saat musim hujan ketika perkembangbiakan nyamuk Aides Aigepty banyak.

“Saat ini curah hujan masih sering terjadi, ini merupakan saat yang rawan karena banyak kubangan air yang menjadi sarang nyamuk Aides Aigepty,” jelas Dewi. (Rysko/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :