depok.go.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Depok semakin menguatkan komitmennya menuju Kota Layak Anak (KLA) dengan memperbanyak Sekolah Ramah Anak (SRA). Bahkan, selain telah memiliki 354 SRA, Pemkot Depok juga  membekali  100 perwakilan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Madrasah Aliyah (MA) yang belum berpredikat sebagai SRA.

Ketua Gugus Tugas KLA, Sri Utomo mengatakan, angka 354 SRA tersebut diyakininya akan terus bertambah, seiring dengan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam melindungi anak di Kota Depok.

“Rinciannya ada 238 RW Ramah Anak, 63 Kelurahan Layak Anak, 11 Kecamatan Layak Anak, 14 Puskesmas Ramah Anak, dan 354 SRA,” ujar Sri, usai membuka Pembentukan dan Sosialisasi SRA di Aula Balai Kota Depok, Kamis (19/07/2018).

Dirinya berharap dalam upaya Depok menuju KLA, ke depan semua anak di Depok menjadi perhatian bersama, yang harus dilindungi dan dijaga bersama pula.

“Kita wajib melindungi anak-anak kita, siapa pun warga Depok harus menjadi orang tua di luar rumahnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida berharap, materi yang diberikan hari ini bisa menjadi langkah awal bersama guna melindungi anak dari kekerasan. Serta mengajak peran aktif dari komite sekolah, dalam mendukung SRA.

“Insya Allah, kalau semua pihak mendukung akan lebih mudah dalam mewujudkan SRA hingga KLA di Depok,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :