depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mempercepat pengerjaan pembangunan fisik di lokasi program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung. Upaya ini dilakukan, mengingat adanya perubahan jadwal Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) ke Kota Depok.

“Kami baru dapat informasi Tim Monev Provinsi Jabar akan melakukan kunjungan ke Kota Depok pada 6 September 2018. Sedangkan jadwal sebelumnya adalah bulan Oktober. Saat ini pengerjaan fisik menjadi prioritas kami,” ujar Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, usai Rapat Koordinasi (Rakor) P2WKSS di Majelis Taklim Hidayatul Mutaqin, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kamis (19/07/18).

Dikatakannya, untuk kegiatan nonfisik seperti pelatihan dan sosialisasi terus berjalan. Hanya saja, untuk pembangunan fisik, terkendala adanya peraturan baru dari pemerintah pusat terkait kebijakan lelang.

“Ada peraturan baru dari pemerintah pusat, di mana tanggal 23 Juli ini, anggaran pemerintah harus terserap 25 persen. Sedangkan semua paket lelang termasuk kegiatan di P2WKSS ini masih dalam proses di Bagian Layanan Pengadaan (BLP),” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya optimistis pembangunan di P2WKSS berjalan sebagaimana mestinya. Dirinya juga akan terus melakukan koordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait untuk memecahkan permasalahan tersebut.

“Satu-satunya solusi adalah dengan menggunakan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR). Tetapi, kan ada batasan nominal. Nanti akan kita bicarakan dengan Bapak Wali Kota dan Perangkat Daerah terkait. Yang jelas akan kami usahakan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Bagikan post melalui :