Dishub Depok gelar FDG guna membahas Jotram di Lantai 1 Dibaleka II, Jumat ( 19/07/2019). ( Foto: Janet/Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholders dari berbagai elemen guna membahas konsep Joyful Traffic Management (JoTRAM) di Lantai 1 Dibaleka II, Jumat (19/07/2019). FGD dilakukan untuk mematangkan konsep JoTRAM yang akan diterapkan dengan meminta masukan dari pelbagai pihak.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, pihaknya harus berkoordinasi dengan banyak pihak, agar konsep JoTRAM dapat efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Bagian kecil dari konsep JoTRAM telah viral duluan, padahal pembahasannya saja baru dilaksanakan. JoTRAM ini kan  program yang coba kita susun dalam waktu 3 tahun dari 2019-2022, dan kami mendayagunakan sumber yang kita miliki,” ujarnya kepada depok.go.id.

Dirinya menjelaskan, dalam FGD semua unsur turut serta. Mulai dari pakar transportasi, komunitas ojek online, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Organda, perbankan, seniman dan unsur lainnya.

“Dalam FGD semua sepakat dalam pengelolaan kemacetan bukan hanya dari sisi teknis saja, namun dari sisi sosial perlu diperhatikan juga,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, JoTRAM adalah program yang besar. Sosialisasi tertib lalu lintas melalui lagu dan pesan 45 detik, hanya sebagian kecil dari JoTRAM

“Dalam FGD ini kami meminta saran kepada unsur lainnya. Agar konsep ini semakin matang dan sempurna. FGD berikutnya akan dilakukan lagi Agustus mendatang,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :