daur ulang sampah

Bungkus kopi yang sudah di daur menjadi hasil kerajinan tangan. (Foto: Kinthy/Diskominfo)

depok.go.id – Sampah plastik merupakan masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat. Untuk mengurangi masalah tersebut, perlu upaya pengolahan sampah dengan cara mendaur ulang sampah menjadi kerajinan tangan.

Seperti yang dilakukan Warti, warga RT 04 RW 04, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya. Lantaran banyaknya sampah, ia berinisiatif memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat untuk keperluan sehari-hari.

Warti mengatakan, biasanya sampah-sampah tersebut diolahnya menjadi kerajinan tangan, mulai dari tas wanita, kotak tisu, toples permen, tutup galon, sandal hingga piring koran.

“Daripada jadi tumpukan sampah, mending kita olah menjadi kerajinan tangan yang dapat digunakan sehari-hari,” katanya, Selasa (19/09/17)

Warti menambahkan, ide daur ulang sampah ini bermula dari rasa kesal dan gemas melihat banyaknya sampah. Dirinya pun menekuni bidang daur ulang sampah rumah tangga dengan mengumpulkan kemasan kopi, bungkus teh, softerner, koran dan deterjen. Dengan beberapa kreasi yang dibuatnya, akhirnya barang yang sudah tidak terpakai kini memiliki nilai jual tinggi.

“Dari hasil sampah yang saya kumpulkan menjadi kerajinan ini lumayan dapat menghasilkan uang hingga Rp 300 ribu lebih,” ujarnya

Warti berharap apa yang dilakukannya itu, dapat ditiru oleh warga lainnya. Bahkan, ia bersedia membantu warga Depok yang ingin mendapatkan pelatihan mendaur ulang sampah tersebut.

“Saya bersedia bila ada warga Depok yang ingin belajar mendaur ulang sampah menjadi kerajinan tangan,” tutupnya.

Penulis: Kinthy Rachmawati

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :