Tim Monev TLHP Audit Kearsipan Eksternal Jabar tengah melakukan penilaian pelaksanaan kearsipan di Kota Depok. (Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) Audit Kearsipan Eksternal Provinsi Jawa Barat melakukan penilaian pelaksanaan kearsipan di Kota Depok. Ada beberapa hal yang dinilai dalam Monev ini, mulai dari regulasi, Sumber Daya Manusia (SDM), program, kelembagaan, ketaatan terhadap peraturan, sarana dan prasarana (sarpras), pendanaan, pemasyarakatan dan sosalisasi kearsipan di masyarakat.

Ketua Tim Monev TLHP Audit Kearsiapan Eksternal Provinsi Jawa Barat, Uban Sutisna mengatakan, dirinya menilai Kota Depok tidak hanya sendiri, namun bersama dua rekan lainnya. Monev hari ini tidak hanya di Kota Depok saja, tetapi juga dilakukan pada Kabupaten Sukabumi, serta Kota Sukabumi.

“Tiap daerah minimal 3 orang yang datang untuk melakukan Monev dengan standar penilaian seluruh hal tentang kearsipan yang sudah disiapkan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” ujar Uban, di Aula Gudang Arsip Kota Depok, Rabu (19/09/2018).

Ditambahkannya hasil Monev yang dilakukannya, nanti akan berupa predikat mulai dari buruk, cukup, baik, sangat baik. Kalau hasilnya masih buruk atau cukup, maka diharapkan menjadi pemacu Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok untuk diperbaiki tahun depan.

“Hasil penilaian ini ada yang harus ditindaklanjuti dan dilengkapi untuk Monev di tahun mendatang. Saya yakin untuk tahun ini, Depok mendapat nilai yang lebih baik dari tahun lalu,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :