depok.go.id – Sebanyak 21 warga terdampak pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menghadiri undangan Verifikasi Penerima Dana Santunan. Besaran nilai santunan berbeda-beda, tentu sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Bangunan Nasional.

Pejabat Pemberi Kuasa (PPK) Khusus Lahan Pembangunan UIII, Encep Dimyati mengatakan, pemberian santunan akan melalui beberapa tahap verifikasi. Mulai dari verifikasi lapangan, data, kemudian proses pencairan.

“Alhamdulillah, santunan sudah mulai diverifikasi. Dana santunan juga sudah didapat oleh warga sekitar UIII,” tuturnya kepada depok.go.id saat kegiatan Verifikasi Penerima Dana Santunan di Kantor Kelurahan Cisalak, Kamis (19/09/2019).

Dikatakannya, terkait harga, pihaknya mengacu kepada penilaian tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Ada beberapa komponen yang menjadi dasar penilaian dari tim KJPP. Antara lain biaya mobilisasi, biaya pembersihan segala sesuatu yang ada di atas tanah, biaya sewa rumah selama satu tahun, serta tunjangan kehilangan pendapatan.

“Dana santunan disesuaikan dengan keadaan masyarakat, dan semuanya dinilai langsung oleh KJPP,” terangnya.

Encep menambahkan, berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 900/Kep.572-Pemksm/2019 tentang Penerimaan Dana Santunan terdapat 36 bidang lahan yang digarap 28 warga. Namun dalam pencairan tahap satu ini ada 21 warga yang menghadiri undangan pemberian dana santunan.

“Masih kami tunggu sampai akhir November ditahap kedua kalau masyarakat ada yang mau menerima dana santunan. Sebab anggaran ini batasnya hingga akhir tahun 2019,” pungkasnya.

 

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :