depok.go.id-Dengan diresmikannya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris di wilayah Cipayung, maka secara langsung Kelompok Pemanfaatan dan Pemelihara (KPP) juga terbentuk. Untuk memaksimalkan fungsi KKP, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Depok akan melakukan pendampingan kepada pengurus KPP.

“KPP ini sudah terbentuk, maka peran kami adalah memberikan masukan secara teknis termasuk kelembagaannya agar tetap berjalan. Seperti pendampingan misalnya,” ujar Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik, usai menghadiri  kegiatan Ngobrash Sawali dan Peresmian SPAM Komunal di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kamis (19/09/2019).

Diakuinya, untuk saat ini PDAM Tirta Asasta belum memasuki jaringan wilayah Cipayung, tepatnya di lokasi peresmian SPAM tersebut. Mengingat, untuk sampai pemasangan pipa membutuhkan jarak yang cukup jauh yaitu tiga kilometer lebih.

“Nanti akan kita lihat progres ke depan, saat ini kan baru mulai berjalan. Bukan tidak mungkin ke depannya kami bisa menyediakan saluran pipa untuk wilayah ini,” katanya.

Untuk diketahui, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meresmikan SPAM yang merupakan program dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok di RT 04/RW 06, Kelurahan Cipayung. Nantinya, air bersih tersebut akan mengalir ke-41 Sambungan Rumah (SR). Adapun nilai fisik proyek tersebut sebesar Rp 632 juta, yang meliputi bangunan distribusi air minum dengan kapasitas tangki sebesar 16 m3.

 

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :