posyandu ramah anak 2depok.go,id – Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida, mengapresiasi masyarakat RW 029, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, yang secara swadaya membangun Posyandu dan Posbindu Rose. Sikap warga yang rela gotong royong mengeluarkan dana dan tenaga ini, merupakan salah satu langkah mendukung program Kota Layak Anak (KLA) di Kota Depok.

“Ini merupakan refleksi dari apa yang kita cita-citakan. Kami sangat mengapresiasi tindakan masyarakat RW 029 yang dengan swadaya dan mandiri membangun Posyandu Rose, tanpa menunggu anggaran pemerintah. Sekarang tinggal bagaimana kita memanfaatkan bangunan ini dengan berbagai macam kegiatan, agar berguna untuk orang banyak,” ujar Elly usai meresmikan Posyandu dan Posbindu Rose, di Taman Manggis Permai Kecamatan Cilodong, Minggu (19/11/17).

Dikatakannya, saat ini geliat RW Ramah Anak juga terus bermunculan. Untuk itu dirinya berharap, angka laporan terkait kasus kekerasan atau pun pelecehan pada anak, terus menurun. Karena banyak kegiatan yang bisa dilakukan di RW Ramah Anak, sehingga memberi ruang bagi anak untuk berekspresi secara aman dan nyaman.

“Ciptakan juga RW Ramah Keluarga. Kalau dari keluarga sudah harmonis, pastinya akan melahirkan anak-anak yang unggul. Semoga efektivitas dari Posyandu ini, benar-benar bisa dirasakan seiring progres yang terus berjalan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua RW 029, Heny Kuncorowati mengatakan, Posyandu Rose telah berdiri selama tujuh tahun. Namun, kondisi bangunannya semakin hari semakin rapuh karena termakan usia. Untuk itu, masyarakat berinisiatif menggalang dana untuk renovasi bangunan tersebut.

“Untuk renovasi sendiri menelan anggaran kurang lebih Rp 34 juta. Pemerintah memberikan dana Rp 10 juta, sisanya dari anggaran kolektif warga Taman Cimanggis Permai. Kami juga sudah melengkapi fasilitas tempat bermain anak, alat kesehatan, taman bacaan yang edukatif dan lain-lain. Mudah-mudahan untuk ayunan dan perosotan bisa kita adakan di kemudian hari,” pungkasnya.

posyandu ramah anak

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :