Pemeriksaan VCT. (Foto: Diskominfo).

depok.go.id- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong gencar melakukan upaya pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome yang lebih dikenal AIDS. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pemeriksaan kepada masyarakat.

“Kami rutin memberikan penyuluhan, konseling, pemeriksaan baik kepada masyarakat umum serta yang memiliki risiko terkena HIV/AIDS,” tutur Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti kepada depok.go.id, Senin (19/11).

Dikatakannya, sosialisasi yang diberikan berupa pencegahan dan cara pengobatan. Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan informasi terkait layanan pemeriksaan di puskesmas.

Ambar menambahkan, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola deteksi HIV/AIDS dengan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT). Selain itu juga melakukan pelayanan pemeriksaan di puskesmas dengan metode rapid test dengan petugas yang telah terlatih.

“Kami lakukan pemeriksaan langsung dengan Mobile VCT untuk yang memiliki risiko. Kemudian, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan di puskesmas dengan mengisi form beberapa pertanyaan,” katanya.

Terakhir, Ambar berpesan kepada masyarakat di Kota Depok terlebih bagi yang memilik risiko HIV/AIDS untuk melakukan pemeriksaan. Jika nantinya dari hasil pemeriksaan positif HIV/AIDS, pihak puskesmas akan melakukan pendampingan dan akan diberikan pengobatan dengan anti retro virus (ARV).

Penulis : Indri Purnama
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :