dudi mir'az

Asisten Tata Praja, Dudi Mi’raz Imaduddin. (Foto: Diskominfo)

depok.go.id – Walikota dan Wakil Walikota Depok periode 2011-2016, yakni pasangan Nur Mahmudi Isma’il dan Idris Abdul Shomad sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatannya pada 26 Januari 2016.

Pasca berakhirnya masa jabatan serta sambil menunggu pelantikan Walikota Depok terpilih pada Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 lalu, Kota Depok untuk sementara akan dipimpin oleh seorang pejabat yang akan ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

“Pejabat yang ditunjuk nanti hanya 1 orang saja, dan tidak ada wakil pejabat,” ujar Asisten Tata Praja, Dudi Mi’raz Imaduddin, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/01/2016).

Meskipun demikian, lanjut Dudi, pengakhiran masa jabat Nur Mahmudi Isma’il dan Idris Abdul Shomad tetap masih menunggu surat pemberhentian yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri yang berisi mengenai pengesahan secara resmi pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Depok.

Mantan Kabag Pemerintahan ini menuturkan bahwa pada 26 Januari 2016 ini bertepatan dengan pelantikan pejabat sementara yang akan memimpin Kota Depok oleh Gubernur Jawa Barat. Pelaksanaan pelantikan dijadwalkan di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.

Adapun untuk pesiapan pelantikan nanti, Dudi mengungkapkan pihaknya sudah mengutus Kabag Pemerintahan, Kabag Umum, dan Kabag Humas dan Protokol untuk mengecek secara langsung kesiapan tempat, susunan acara, dan lain sebagainya. Namun begitu, untuk nama pejabat yang akan ditunjuk belum diketahui.

“Kami belum tahu siapa pejabat yang akan ditunjuk oleh gubernur, semua akan diketahui pada saat pelantikan nanti,” tandas Dudi.

Dudi mengungkapkan, untuk kewenangan serta tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari pejabat ini, semuanya tidak sama persis seperti Walikota. Kewenangan yang dipunya terbatas, dan semuanya akan tertuang secara lengkap dalam surat keputusan Gubernur Jawa Barat. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :