DSC_0166

DPRD Kabupaten Badung, provinsi Bali, siang tadi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Depok terkait dengan perancangan Perda mengenai penambahan penyertaan modal Perusahaan Daerah di Aula lantai 5 Gedung Balaikota, Kamis (20/02/2013).

Agung Jaya selaku Ketua Pansus Penyertaan Modal DPRD Kabupaten Badung menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan proses penambahan penyertaan modal di tiga perusahaan daerah, yaitu PD Pasar, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Jamkrida.

” Kita melakukan studi komparasi ke Depok karena melihat PD Pasar di sini sangat baik. Pasar di daerah kami kalah saing dengan pasar modern, untuk itu kami ingin menjadikan apa yang pemkot Depok lakukan sebagai referensi kami,” ujar Agung.

Agung juga menambahkan bahwa tiap penyertaan modal harus ada Perda dan setiap perubahan penyertaan modal yang biasanya dilakukan tiap tahun, maka Perda tersebut juga harus dirubah tiap tahunnya. Saat ini pihak DPRD Kabupaten Badung juga sedang merancang untuk memberlakukan limit anggaran untuk Perusahaan Daerah agar tiap tahunnya Perda tidak berubah.

” Hal tersebut kami upayakan agar tiap tahunnya Perda tidak perlu dirubah lagi, contohnya untuk PD Pasar kami menganggarkan 48 M yang bisa digunakan sampai tahun 2015,” tambah pria berkacamata ini.

Sedangkan untuk PDAM akan dianggarkan 285 Milyar sampai tahun 2017 serta Jamkrida 5 Milyar sampai tahun 2015.(Diskominfo/Rysko)

Bagikan post melalui :