Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) merupakan ujung tombak pengelola KB di lini lapangan. PLKB ini sebagai juru penerang pada keluarga atau masyarakat luas menuju perubahan dari  tidak mendukung menjadi mendukung program KB, dari yang dulu tidak peduli menjadi peduli, dari yang dulu tidak mau berpartisipasi menjadi aktif berperan serta.

Begitu juga yang dilakukan oleh Mai Syayati, yang bertugas sebagai PLKB di Kecamatan Pancoran Mas. Mai membawahi dua Kelurahan yakni Kelurahan Depok dan Depok Jaya. Mai menyadari tugasnya tidak mudah untuk memberi kesadaran pada masyarakat akan pentingnya KB.

“KB itu dibutuhkan agar tidak terjadi ledakan penduduk, hal itu yang sering Saya tekankan ketika Saya menyuluh di lapangan,” papar Mai saat ditemui di Kecamatan Pancoran Mas.

Kelurahan Depok yang terdiri dari 23 RW dan Kelurahan Depok Jaya dengan 14 RW menjadi tempat penyuluhan KB nya sehari-hari. Sebelum terjun ke lapangan, Mai sebelumnya melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat. Kemudian, melaksanakan tugas pokoknya mengadakan pembinaan baik di tengah-tengah suatu kelompok masyarakat maupun ke rumah-rumah langsung.

“Menjadi PLKB banyak suka dukanya, apabila diterima dengan baik oleh masyarakat ketika sedang pembinaan rasanya senang sekali, dukanya apabila cuaca sedang tidak mendukung bisa kehujanan ketika sedang bertugas,” urainya menceritakan.

Sementara, Mai yang sebelumnya sebagai PLKB Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya itu menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya harus mampu membangun hubungan yang baik dengan tenaga kesehatan (medis) agar program KB dapat berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, seorang PLKB harus dapat memantau pelayanan KB yang ada di PKBRS, RSB, KKB. (Nurul H/Diskominfo)

Bagikan post melalui :