Kurangnya minat baca warga Kota Depok, membuat Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Depok melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat baca. Upaya yang akan dilakukan tertuang dalam Forum Rencana Kerja (Renja) Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Depok yang dilaksanakan, Jumat (20/02/2015) di Ruang Rapat DPPKA Lantai 2.

Dalam amanatnya, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan menyampaikan, OPD yang dipimpinnya akan memaksimalkan sosialisasi peningkatan minat baca. Selain itu, dengan akan diresmikannya Perpustakaan yang baru, diharapkan mampu mendongkrak keinginan warga Kota Depok maupun para aparatur di lingkungan Pemkot Depok menjadi gemar membaca.

“Sesuai dengan arahan Bappeda agar Kami dapat pengembangan Perpustakaan, semoga bisa menjadikan masyarakat suka membaca,” ujar Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan, Siti Chaerijah Aurijah.

Selanjutnya, ketika Forum Renja ini berlangsung, Siti juga menginformasikan beberapa isu strategis terkait OPD yang dikomandoinya, diantaranya untuk pelayanan Bidang Kearsipan, peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan dan penyelamatan arsip/dokumen, peningkatan kualitas pelayanan bidang kearsipan sebagai sumber informasi/bukti otentik dalam hukum/bukti sejarah dan bukti penyelenggaraan pemerintahan serta arahan penelitian, dan meningkatkan kualitas integritas dan profesionalitas aparatur pelayanan bidang kearsipan.

Sedangkan untuk pelayanan bidang perpustakaan, akan meningkatkan sarana dan prasarana perpustakaan, meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan, meningkatkan integritas dan profesionalitas aparatur pelayanan perpustakaan, serta meningkatkan minat, gemar, dan budaya baca masyarakat.

“Kami berupaya agar pelayanan yang kami berikan bisa optimal sehingga siapapun yang memakai atau mengunjungi perpustakaan akan merasa nyaman,” lanjut Siti.

Sementara, kegiatan Forum Renja yang bertajuk “Budaya baca dan budaya sadar arsip kita wujudkan masyarakat kota Depok yang maju dan sejahtera” ini, dihadiri oleh Inspektur Daerah Kota Depok Novarita, Perwakilan Bappeda Betty Setyorini, Utusan dari Perpustakaan Nasional dan Arsip Nasional Indonesia (ANRI), serta tamu undangan lainnya.

Penulis    : Nurul Hasanah Editor     : Manapar Manullang

Bagikan post melalui :