kadis dklh

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Etty Suryahati (nomor dua dari kanan) di forum OPD DLHK di Wisma Hijau, Senin (20/02/2017). (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Kebutuhan armada angkut sampah terus diperbanyak Pemkot Depok. Selain lewat pengadaan sendiri, penambahan armada sampah di Kota Depok merupakan bantuan hibah dari Pemkot DKI. Dengan penambahan ini diharapkan pelayanan pengangkutan sampah di Kota Depok akan semakin optimal.

“Tahun ini ada penambahan lima unit, ditambah juga ada bantuan dari pemprov DKI sebanyak 10 unit. Kita mencoba untuk sampai target 54 persen, bahkan bisa melebihi,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Etty Suryahati, saat ditemui di forum OPD DLHK di Wisma Hijau, Senin (20/02/2017).

Dirinya mengatakan, saat ini pihak DLHK memiliki 94 armada pengangkutan sampah, termasuk dengan mobil penyiram taman dan truk pengangkutan. Dengan penambahan ini, proses pengangkutan sampah diharapkan akan menjadi lebih cepat, sehingga tidak menyebabkan sampah tertumpuk lama di suatu wilayah.

“Untuk saat ini mobil pengangkut di tiap kecamatan 2 rit melaksanakan pengangkutan, dengan penambahan operasional ini diharapkan bisa bertambah jumlah ritnya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini Depok sudah memiliki 32 unit pengolahan sampah. Jumlah ini semakin lengkap, dengan akan diresmikannya UPS di Kelurahan Duren Mekar, pada Selasa (21/02/2017) besok. Diharapkan dengan banyaknya UPS ini, juga bisa diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan pemilihan sampah organik dan anorganik.

“Pelaksanaan pengolahan sampah ini juga diharapkan bisa dilaksanakan di bank sampah setempat dengan menggunakan sistem maggot (larva), sehingga bank sampah tidak fokus ke sampah anorganik saja. Tapi, juga pengolahan sampah organik,” ujarnya.

Pengolahan dengan sistem maggot ini sendiri adalah proses penguraian sampah organik dengan menggunakan media maggot lalat hitam. Lewat bantuan konsumsi maggot yang merupakan larva lalat hitam inilah, bahan organik bisa diurai secara alami.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :