monev 112

Direktorat Pitalebar Kemenkominfo melakukan kunjungan ke Emergency Call 112 di Gedung Dibaleka 2 lantai 7, Selasa (20/02/2018). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menilai keberadaan Emergency Call 112 di Kota Depok pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik. Penilaian ini dengan melihat hasil evaluasi efektivitas pelayanan yang diberikan sejak setahun terakhir berjalannya Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 di Pemkot Depok.

Kepala Seksi Evaluasi Infrastruktur Keperluan Khusus Direktorat Pitalebar Kemenkominfo, Trisna Daryanti mengatakan, hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan pihaknya menilai masyarakat Depok membutuhkan layanan 112. Hal ini karena dengan nomor yang singkat masyarakat dapat terbantu menyampaikan kejadian yang memang dapat ditangani dengan cepat oleh petugas call taker 112.

“Saya rasa selama setahun lebih ini Wali Kota Depok sudah sangat berkomitmen dalam melayani masyarakat Kota Depok dengan adanya 112,” ujar Trisna, saat mengunjungi ruangan Emergency Call 112 di Gedung Dibaleka 2 lantai 7, Selasa (20/02/2018).

Ke depannya, kata Trisna, layanan 112 akan terintegrasi dengan layanan penanganan kegawatdaruratan yang ada di Kota Depok dengan tujuan agar lebih berhasil. Yakni dengan membantu masyarakat Depok secara cepat, serta mendapatkan pertolongan dengan cepat pula.

“Kami ingin masyarakat aman dan mendapat penanganan yang cepat dari kondisi kebakaran, bencana, kriminalitas, maupun penanganan kegawatdaruratan kesehatan,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :