kadisdik 2

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Sebagai komitmen memajukan dunia pendidikan, Pemkot Depok konsisten mengalokasikan 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan. Bahkan, dalam realisasinya capaian itu hingga 20 persen lebih yang diberikan untuk belanja pendidikan, baik untuk kebutuhan belanja langsung maupun tidak langsung.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, tahun ini pihaknya telah mengalokasikan sebesar Rp 652 miliar atau 22,74 persen dari APBD Kota Depok. Sementara di tahun 2017 sebesar Rp 905 miliar atau 27,98 persen dan di tahun 2016, sebesar Rp 924 miliar atau 29,10 persen.

“Dalam rembuk nasional yang dihadiri seluruh dinas pendidikan se-Indonesia kemarin, ditekankan tentang akses pendidikan di daerah sebesar 20 persen dari APBD. Selama tiga tahun ini, kita sudah melakukannya, bahkan lebih,” kata Thamrin, kepada depok.go.id, Selasa (20/02/2018).

Dikatakannya, tahun ini alokasi pendidikan tahun ini berkurang karena ada sumber pendapatan pusat yang belum masuk APBD. Di antaranya berkaitan dengan dana sertifikasi guru yang belum sepenuhnya masuk, karena menunggu surat dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Thamrin menuturkan, pada tahun 2018 ini, belanja pendidikan tersebut terbagi ke dalam tiga poin. Yaitu belanja tidak langsung pada Disdik sebesar Rp 366 miliar, belanja langsung sebesar Rp 230 miliar, dan belanja tidak langsung sebesar Rp 56 miliar.

“Jadi secara umum alokasi pendidikan di Kota Depok sudah sesuai arahan pusat, sebesar 20 persen. Diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :