depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan mengoptimalkan sistem electronic government (e-government) yang selama ini telah terbangun. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mengefektifkan pelayanan publik di kota yang memiliki tagline Kota Bersahabat (Friendly City) tersebut.

“Intinya kita ingin mempermudah proses pelayanan publik dengan mengintegrasikan semua pelayanan berbasis teknologi informasi (TI) yang sudah terbangun,” tutur Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono kepada depok.go.id, usai menghadiri Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah (PD) Diskominfo di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Rabu (20/02/19).

Sidik menjelaskan, untuk mengoptimalkan e-government, pihaknya akan mengintegrasikan seluruh pelayanan berbasis TI dalam satu aplikasi yaitu Depok Single Window (DSW). Saat ini, kata Sidik, baru sebagian pelayanan dari Perangkat Daerah yang terintegrasi dengan aplikasi ini.

“Sejak tahun 2016 sudah ada inisiatif dari seluruh PD dalam mengembangkan pelayanan berbasis TI, dan sekarang kita hanya tinggal mengintegrasikan. Mudah-mudahan tahun ini data dari semua dinas dapat diintegrasikan, sehingga tahun 2020 kita sudah bisa menampilkan seluruh pelayanan dalam satu aplikasi DSW,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam penerapan e-government harus diperhatikan juga tekait keamanan data dari peretasan. Untuk itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menjamin keamanan data.

“Saat ini kita sudah bekerja sama dengan BSSN untuk menjamin keamanan data. Selain itu, kita juga memiliki Bidang Statistik dan Persandian yang akan menjadi pelopor dalam pelaksanaan pengamanan data dari peretasan,” ucapnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :