Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto. (Foto: Diskominfo).

depok.go.id- Sarasahen bertajuk “Menelusuri Jejak Sejarah Kota Depok” yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok pada (19/04) kemarin menghasilkan sejumlah rekomendasi penting. Salah satunya adalah pembentukan Tim Sejarah Kota Depok.

“Bentuk-bentuk rekomendasi dari hasil sarasehan tersebut akan kami sampaikan lebih dulu kepada pimpinan yaitu Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Salah satunya yaitu pembentukan Tim Sejarah Kota Depok,” kata Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto, belum lama ini.

Menurutnya, sejak berdirinya Kota Depok pada 27 April 1999, acara berupa sarasehan sejarah baru pertama kali diadakan. Hal tersebut dilakukan pemerintah karena sejarah dapat dijadikan landasan untuk kebutuhan di saat sekarang dan masa depan.

“Nantinya Tim Sejarah Kota Depok terdiri dari sejarawan dari Universitas Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), MUI, Lembaga Chornelis Chastelein (LCC), Tokoh Betawi dan para ahli sejarah lainnya,” jelasnya.

Wijayanto menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) telah menetapkan hari jadi dan lambang Kota Depok lewat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 1999. Nantinya, Perda tersebut yang akan menjadi dasar dalam merumuskan kembali sejarah Kota Depok

Penulis: Janet
Editor: Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :