depok.go.id- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Depok menjamin ketersediaan elpiji aman menjelang Ramadan. Rencananya akan dilakukan penambahan elpiji subsidi sebanyak 10 persen pada bulan Mei mendatang.
“Setiap bulan jumlah kebutuhan elpiji 3 kilogram di Kota Depok sebanyak 1.435 ribu tabung. Nantinya akan ada tambahan sekitar 140 ribu tabung untuk persiapan bulan Ramadan,” tutur Penasehat Hiswana Migas, M. Athar Susanto kepada depok.go.id, belum lama ini.
Athar mengatakan, pihaknya menjamin tidak akan terjadi kelangkaan elpiji 3 kilogram saat Ramadan nanti. Lebih lanjut, sambungnya, penambahan kuota gas melon rencananya mulai dilakukan pada awal bulan Mei mendatang.
“Kalau mengenai kenaikan harga elpiji bersubsidi saat Ramadan itu sebenarnya hanya di warung-warung. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok perlu mengeluarkan surat edaran yang melarang elpiji 3 kilogram dijual di warung tetapi hanya di pangkalan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 16 ribu,” katanya.
Demi menjaga ketersediaan stok elpiji 3 kilogram, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk beralih ke bright gas 5,5 kilogram. Sebab, menurutnya, elpiji bersubsidi diperuntukan hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah yaitu di bawah Rp 1,5 juta per bulan.
“Elpiji 5,5 kilogram non subsidi sudah banyak distribusikan sebanyak 150 ribu tabung setiap bulannya,” tandasnya.
Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :