depok.go.id- Puluhan lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Depok mengikuti Public Hearing yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (19/07). Dalam gelaran tersebut, mereka menandatangani nota kesepahaman tentang pembuatan standar operasional prosedur (SOP) baru mengenai pelayanan kependudukan yang akan disusun.

Lurah Bojongsari Baru Widi Handayani mengatakan, sebagai pemangku kebijakan di wilayah, dirinya mendukung upaya yang dilakukan Disdukcapil dalam inovasi pelayanan dokumen kependudukan. Menurutnya, upaya tersebut akan memberikan dampak yang baik bagi pelayanan kepada masyakat.

“Kami sebagai penyedia jasa di wilayah memahami apa yang dipaparkan Disdukcapil. Sebagai pelayan masyarakat, kami harus terus berupaya lebih baik lagi dan juga harus siap menjalankan SOP yang ada,” ujarnya kepada depok.go.id.

Sementara itu, LPM Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Adi MB Gafur menuturkan, pihaknya mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam melayani masyarakat. Salah satunya yang dilakukan oleh Disdukcapil. Untuk itu, pihaknya akan ikut mensosialisasikan kebijakan pelayanan publik tersebut.

“Saya akan membantu lurah untuk memberikan info kepada RT-RW dan warga tentang adanya SOP baru terkait pelayanan kependudukan oleh Disdukcapil,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, dengan SOP ini diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat terhadap pelayanan publik. Selain itu, Disdukcapil dapat memperhatikan sumber daya manusia serta sarana prasarana pelayanan yang ada di kelurahan agar semua dapat berjalan dengan baik.

 

Penulis : Janet Swastika

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :