depok.go.id – Meski pembangunan taman selama ini dikerjakan oleh pihak ketiga, namun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tetap melakukan pengawasan. Monitoring untuk memastikan, apakah pembangunan taman sudah sesuai dengan perjanjian atau justru melenceng dari kesepakatan.

“Dari mulai proses lelang sudah kami awasi, ketika pembangunan sudah dilaksanakan, kami juga berupaya melakukan monitoring secara berkala,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota, Kamis (20/09/18).

Dikatakannya, sekali dalam sepekan, pihaknya melakukan pertemuan dengan kontraktor untuk membahas perkembangan terkait pembangunan taman. DLHK juga tidak segan untuk menegur kontaktor, jika pekerjaan tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Seminggu sekali kita undang untuk membahas progres pembangunan taman. Kami juga menekankan mereka (kontraktor) untuk menyelesaikan pengerjaan taman sesuai dengan kontrak yang tertulis. Jika tidak, kami akan berikan teguran atau peringatan keras,” katanya.

Dirinya berharap, dengan pengawasan yang dilakukan DLHK, dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, seperti penggelapan anggaran proyek atau pun ketidaksesuaian pengerjaan taman dengan perjanjian awal.

“Sejauh ini, semua pengerjaan taman sesuai dengan perjanjian, tidak ada kendala berarti. Kecuali jika memang proyek taman tersebut, dari awal sudah gagal lelang,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :