Pameran Lomba Desain RTH Alun-Alun Depok3

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan sambutan di D’mall, Margonda, Depok, Rabu (20/12/17).

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) mengadakan pameran karya finalis sayembara desain Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Depok. Pameran melibatkan 3 tim nominator dari Depok, Bandung, dan Yogyakarta yang dihadiri langsung Wali Kota Depok Mohammad Idris di D’mall, Margonda, Depok, Rabu (20/12/17).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, tujuan dari pameran tersebut guna mengikutsertakan masyarakat dalam menentukan rancangan RTH yang akan dibangun. Agar nantinya pembangunan alun-alun kota tersebut dapat sesuai dengan harapan masyarakat.

“Lewat pameran ini, nanti masyarakat bisa memberikan komentarnya tentang desain mana yang menjadi dasar pembangunan RTH,” tutur Mohammad Idris yang ditemui depok.go.id di lokasi pameran.

Dikatakannya, pengadaan RTH tersebut untuk menciptakan Kota Depok sebagai kota hunian yang nyaman. Terlebih, pertambahan penduduk mencapai 3,4 hingga 4 persen setiap tahunnya, membutuhkan ruang interaksi publik yang nyaman bagi masyarakat sesuai salah satu visi Kota Depok.

“Ini akan memacu dan memicu kita untuk menyiapkan ruang-ruang publik dan ruang terbuka ketika Kota Depok dijadikan sebagai kota hunian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disrumkim Kota Depok, Wijayanto menjelaskan, sayembara desain RTH telah dibuka sejak bulan Oktober lalu di mana terdapat 45 tim yang berpartisipasi. Dari hasil seleksi yang cukup ketat, tim juri telah menetapkan 3 tim nominator yang lolos.

“Nanti untuk pengumuman pemenangnya pada tanggal 22 Desember mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemenang lomba sayembara tersebut nantinya selain mendapatkan uang tunai juga akan dilibatkan sebagai tim ahli dalam perancangan pembangunan RTH.

“Pengadaan RTH ini adalah upaya Pemkot Depok dalam mewujudkah salah satu visi Kota Depok yaitu penyediaan ruang publik yang nyaman,” tandasnya.

Penulis : Jose

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :