Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Muni. (Foto:Bima/Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok menargetkan sukses merekam 100 persen Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebelum Pemilu 17 April 2019. Berdasarkan data Disdukcapil, masih terdapat 41.432 wajib KTP Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester pertama yang belum melakukan perekaman.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir menuturkan, pihaknya terus berupaya mempercepat perekaman. Bahkan, perekaman akan dilakukan hingga H-1 Pemilu nanti.

“Tanggal 27 Desember 20018, kami telah menggelar perekaman KTP elektronik secara serentak. Dari 77.503, tersisa 41.432 wajib KTP yang belum melakukan perekaman,” ujarnya kepada depok.go.id, Senin (21/01/2019)

Dirinya menjelaskan, dari data 41.432 tersebut telah dipetakan berdasarkan wilayah. Misalnya saja di Kecamatan Tapos terdapat 5.750 wajib KTP yang belum melakukan perekaman.

“Data sudah dibagi per kecamatan. Langkah saat ini adalah melakukan sosialisasi di setiap wilayah, agar segera melakukan perekaman,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, langkah Disdukcapil bukan hanya untuk menyukseskan pemilu. Terlebih, KTP elektronik adalah dokumen yang wajib dimiliki setiap warga.

“Sistem perekaman saat ini sangat cepat dan bisa langsung jadi, tergantung dari validasi data center di pusat (Kemendagri). Kalau pun belum dapat dicetak warga bisa menggunakan Surat Keterangan (Suket),” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :