Kepala Dishub Kota Depok Dadang Wihana (tengah) saat meninjau langsung pekerjaan pemasangan pipa PDAM Tirta Asasta di Jalan Raya Kartini Kamis (17/01) siang. ( Foto : Janet/ Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok siap mengatur arus lalu lintas (lalin), baik di persimpangan jalan maupun di titik rawan kemacetan. Pengaturan dengan menempatkan 20 personel Dishub, juga dilakukan di Jalan Raya Kartini yang saat ini sedang ada pekerjaan galian PDAM Tirta Asasta.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, pihaknya selalu siaga dalam mengatur lalu lintas, termasuk di antaranya saat ada kegiatan penggalian tanah untuk pipa air bersih.

“Pembangunan pipa yang dimulai Kamis (17/01), menyebabkan kepadatan lalu lintas. Kami minta agar pada hari berikutnya,  pekerjaan galian dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di pagi hari. Selain itu, ruas jalan harus bebas dari material, ujarnya kepada depok.go.id, kemarin.

Dikatakanya, Dishub Depok telah meminta PDAM Tirta Asasta maupun penanggung jawab kegiatan untuk memaparkan rencana pekerjaan pembangunan pipa air bersih. Termasuk berapa panjang pembangunan pipa tersebut, sehingga Dishub bisa mengantisipasi dampak lalu lintas dari pekerjaan PDAM.

“Masyarakat agar memahami kondisi ini dan bersabar ketika  timbul antrean kendaraaan, karena pekerjaan proyek ini sifatnya sementara,” katanya.

Sementara itu, Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka menjelaskan, pekerjaan pemasangan pipa akan berlangsung sekitar 6 bulan sepanjang 7,7 kilometer. Pekerjaan tersebut dilakukan karena pipa yang lama sudah tidak berfungsi dengan baik.

“Selain pipa yang tua, posisi pipa tersebut juga telah berada di tengah Jalan Margonda Raya sehingga sulit digunakan untuk melayani air bersih. PDAM akan terus berkoordinasi dengan Dishub Kota Depok, agar pekerjaan tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :