Lurah Boponter, Suryana Yusup. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Sebanyak 3300 bidang tanah di Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), Kecamatan Cipayung, telah didata dan diajukan dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019. Setelah dilakukan pendataan, tanah akan diukur dan dicek riwayat kepemilikannya agar diproses Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk diterbitkan sertifikatnya.

“PTSL merupakan program pemerintah pusat yang juga didorong oleh Wali Kota Depok, agar tanah bisa digarap secara sistematis sehingga memiliki sertifikat. Tahun ini, rencananya kita ajukan 3300 bidang tanah untuk wilayah Boponter,” ujar Lurah Boponter, Suryana Yusup, di ruang kerjanya, Senin (21/01/19).

Suryana menambahkan, pendaftaran ribuan bidang tanah dilakukan bertujuan untuk meminimalisir kasus penyerobotan tanah yang dilakukan pihak tertentu. Dengan adanya sertifikat tanah, pemilik tanah memiliki legalitas hukum yang sah.

“Di Boponter masih banyak warga yang belum memiliki sertifikat. Maka dari itu, kami bantu melalui program ini. Jumlah keseluruhan masih kita data,” ucapnya.

Pihaknya menyambut baik adanya PTSL tersebut, yang dinilai mampu mempermudah proses untuk mendapatkan sertifikat. Dengan begitu, diharapkan status kepemilikan tanah menjadi jelas.

“Dulu kan prosesnya lama di BPN, dengan adanya PTSL ini bisa lebih cepat dan mudah. Semoga pengajuan ini bisa segera disetujui,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :