tmp_13516-DSC_0791162955160

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi, Kota Depok mencanangkan diri untuk bersiap menjadi Smart City. Smart city merupakan konsep yang mengetengahkan sebuah tatanan kota cerdas yang bisa berperan dalam memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan tepat dengan memanfaatkan teknologi IT.

Walikota Depok Nur mahmudi Ismail mengatakan bahwa ada beberapa kategori untuk menjadikan sebuah Kota menjadi Smart City, sama seperti Kota Layak Anak dan Green City yang musti dicapai. Saat ini Depok sudah masuk ke dalam kategori ketiga yaitu pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik sudah terintegrasikan.

“Depok sudah memaksimalkan teknologi dalam pelayanan, seperti pelayanan EKTP, penerimaan pegawai, manajemen pajak dan keuangan, serta perijinan. Artinya semua kebutuhan ini sudah diintegrasikan,” jelas Nur, Sabtu (21/02/2015).

Nur juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan Depok menjadi Smart City ini akan tergantung kepada kesiapan dari semua pihak di Depok, seperti masyarakat, pelaku bisnis dan pemerintah kota. Syaratnya adalah harus dari semua akses informasi dari pemerintahan ke pemerintahan, pemerintah ke dunia bisnis, bisnis ke bisnis, sertakomunitas dan komunitas dapat terlaksana dengan baik.

“Tidak cuma pemerintah kota saja, tapi juga ada peran serta masyarakat seperti pelaku bisnis dan komunitas,” ujarnya.

Nur menjelaskan bahwa program Depok Cyber City merupakan perangkat pendukung Kota Belimbing ini untuk menjadi Smart City. Selain itu komunitas IT di Depok juga sudah semakin banyak untuk mendukkung cita-cita tersebut.(Diskominfo/Rysko)

Bagikan post melalui :