vicky qurtifa

Foto: Ketua PBSI Kota Depok Qurtifa Wijaya.

depok.go.id- Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Depok tengah mempersiapkan atletnya, Vicky Angga Saputra (20) untuk berlaga di Porda Jawa Barat (Jabar) 2018. Menurut, Ketua PBSI Kota Depok Qurtifa Wijaya, sosok Vicky menjadi salah satu atlet andalan PBSI untuk meraih medali emas di Porda Jabar.

“Untuk tunggal putra, Vicky adalah pemain terbaik yang PBSI Depok  miliki saat ini,” ungkapnya kepada depok.go.id, Senin (21/02/2017).

Dikatakannya, sepak terjang Vicky dalam bulutangkis telah mencapai level internasional. Hal tersebut, dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam kejuaraan kelas Grand Prix Gold Series di Bangkok, Thailand. Untuk turnamen sekelas kejuaran itu, merupakan turnamen kedua yang diikuti Vicky di tahun 2017 yang sebelumnya juga mengikuti kejuaraan di Kota Sibu, Malaysia.

“Walau belum meraih predikat juara, kiprah Vicky bermain di kedua turnamen tersebut patut mendapat apresiasi, ” papar Qurtifa.

Sebagaimana diketahui, di Thailand, Vicky terhenti di babak kedua dikalahkan sesama pemain Indonesia, Anthony Ginting. Sedang di Malaysia, setelah mampu melewati babak kualifikasi, Vicky juga akhirnya terhenti di babak utama setelah dikalahkan oleh pemain India di babak kedua.

Meskipun terhenti di babak kedua, kiprah Vicky di Malaysia menghadirkan kejutan, karena di babak pertama ia dapat mengalahkan pemain senior Indonesia yang lebih berpengalaman, yaitu Hayom Rumbaka dengan rubber game. Namun di babak kedua, Vicky harus mengakui keunggulan Ajay Jayaram dari India.

Qurtifa menegaskan bahwa PBSI akan terus mensupport Vicky agar dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Depok. Walaupun kalah dalam dua ajang yang lalu, Vicky sudah  memperlihatkan kemajuan yang signifikan dengan bertanding melawan pemain yang namanya sudah tidak asing lagi untuk olahrga bulutangkis kelas dunia.

“PBSI Depok akan terus mendukung Vicky, kekalahan yang dialaminya di Malaysia dan Thailand merupakan pengalaman berharga dan  harus dijadikan sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras lagi, sehingga kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi ,” tutupnya.

Penulis: Janet Swastika

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

 

 

Bagikan post melalui :