meresmikan ups bojongsaro

Wali Kota Depok Mohammad Idris meresmikan UPS Duren Mekar, Bojongsari. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, hari ini meresmikan pengoperasian Unit Pengolahan Sampah (UPS) Duren Mekar, Bojongsari, Depok. Kehadiran UPS ini diharapkan bisa mengatasi persoalan sampah di Kota Depok guna mewujudkan program zero waste city yang selama ini terus disosialisasikan.

Mohammad Idris berharap, keberadaan UPS ini dapat mengatasi sebagian masalah persampahan yang ada selama ini. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, juga akan terus mendorong program pemilahan sampah, terlebih jika sudah ada UPS di wilayah sebagai perwujudan program Kota Depok yang bebas sampah.

“Kami mendorong masyarakat untuk mulai proaktif memilah sampah, khususnya di Duren Mekar ini. Sebenarnya tidak hanya di Duren Mekar saja, tapi di seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Depok,” terang Mohammad Idris, Selasa (21/02/2017).

Ia juga meminta, keberhasilan pengelolaan sampah di Kota Depok harus terus ditingkatkan dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, pemerhati, dan penggiat lingkungan. Untuk itu, dia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok yang berkontribusi besar dalam pembangunan UPS Duren Mekar ini.

“Semoga dengan kehadiran UPS Duren Mekar dapat mendidik masyarakat dalam memilah dan memberikan sumbangsih mewujudkan Depok yang bebas sampah,” harapnya.

Senada dengan itu, Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati mengatakan, lokasi UPS yang terpilih di Duren Mekar ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, hampir di 6 kelurahan se-Kecamatan Bojongsari sudah ada UPS. Terlebih, aktivis peduli lingkungan terbanyak berasal dari Kecamatan Bojongsari.

“Ini yang akan kami jadikan pilot project untuk bagaimana pencapaian bebas sampah skala kawasan, semisal Kecamatan Bojongsari ini akan berhasil,” ujar Etty.

Ia menyebutkan, di Kelurahan Bojongsari Baru hanya tinggal 1 RW saja yang belum memilah sampah. Serta di Kecamatan Bojongsari sendiri setidaknya sudah ada 36 bank sampah yang berdiri.

“Ini kan menjadi potensi masyarakat yang sangat besar sekali. Ternyata warga Bojongsari kepedulian dalam memilah sampahnya sudah baik,” jelasnya.

Etty berharap, UPS Duren Mekar yang sudah dibangun oleh DLHK Kota Depok ini dapat menjadi milik masyarakat dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Dengan begitu, beban sampah di TPA Cipayung makin berkurang.

“Nanti hasil pupuknya bisa dipakai masyarakat, silakan saja. Kita akan berdayakan sedemikian rupa, sehingga apa yang sudah dibangun oleh Pemkot Depok dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :