tim ilustrasi1

Komunitas Tim Ilustrasi Depok

depok.go.id- Komunitas Seni Tim Ilustrasi giat mengedukasi mengenai anti kekerasan anak kepada masyarakat melalui pertunjukkan pantomim. Ketua Komunitas Seni Tim Ilustrasi, Awaluddin F mengatakan, pihaknya mengedukasi masyarakat untuk stop bullying, baik di sekolah maupun rumah.

“Tindakan kekerasan bukan solusi dan menjadi landasan efek jera bagi anak. Sebab, dengan bertindak keras akan muncul tindakan kekerasan yang lain,” katanya kepada depok.go.id, Selasa (21/02/2017).

Dia menuturkan, untuk mengarahkan, mendidik dan mengedukasi anak harus dari hati. Keterpanggilan setiap anak juga ada fitrahnya dan kelebihan. Karena itu, jangan pernah melihat anak ketika memiliki kekurangan.

“Melainkan mereka kita bantu agar anak menemukan kelebihannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, ungkapnya, Komunitas Seni Tim Ilustrasi telah berdiri sejak 2013 di Depok. Komunitas tersebut juga sudah bekerja sama dengan rumah parenting di Jatibening, Bekasi. Untuk melakukan kerjasama dalam program stop bullying. Bahkan mereka pun bekerja sama dengan beberapa komunitas dalam program stop kekerasan anak melalui pertunjukkan Pantomim.

“Edukasi pantomim diperagakan melalui sebuah pertunjukkan cerita yang dilihat langsung oleh anak-anak. Melalui pertunjukkan peran yang dapat dilihat langsung oleh anak akan lebih efektif, dibandingkan hanya bercerita tanpa diperagakan. Seperti halnya kenapa kita tidak boleh memukul teman, karena sebagai umat muslim ibarat satu tubuh. Kalau sakit yang lain ikut merasakan,” terangnya.

Dikatakannya, dengan kegiatan edukasi melalui pantomim banyak macam gerakan yang diperagakan. Kemudian nantinya akan diperagakan ulang kembali dengan bermain peran oleh anak.

Tim Ilustrasi sebelumnya telah membina beberapa kegiatan ekstrakulikuler bidang teater di beberapa sekolah. “Untuk inspiratif, kami juga mengajarkan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan kemandirian dan kreatifitas. Serta mengedukasi anak melalui dunia Pantomim,” paparnya.

Sejauh ini menurutnya, antusias masyarakat dengan adanya komunitas tersebut sangat baik. Sebab, banyak masyarakat dan lembaga ingin menjadi sekolah binaan Tim Ilustrasi.

“Tetapi karena SDM kami memiliki latar belakang profesi yang berbeda, sehingga hanya beberapa yang bisa diakomodir. Besar harapan untuk bisa menciptakan instruktur di bidang seni, sehingga mampu menjadi guru ekstrakulikuler teater di beberapa sekolah,” ungkapnya.

Untuk keberhasilan Komunitas Seni Tim Ilustrasi pernah menjadi Duta Pantomim di Ponorogo tahun 2011, Duta Edukasi tentang Top Bullying di Sekolah tahun 2013 dan Duta Anti Kekerasan terhadap anak melalui media Pantomim pada tahun 2016.

 

Penulis: Nurul Darojat

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :