perbengkelan

Para peserta saat me mengikuti pelatihan perbengkelan roda dua yang diadakan oleh Disdagin di Wisma Hijau, Cimanggis (21/03/2018). (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok mengelar kegiatan pelatihan perbengkelan roda dua kepada 30 pelaku usaha. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan pengusaha perbengkelan roda dua tersebut diselenggarakan di Ruang Anthurium I Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis selama lima hari yaitu tanggal 19-23 Maret 2018.

Kepala Bidang Perindustrian Disdagin, Kota Depok Martinho Vaz mengatakan, kegiatan pelatihan yang bekerja sama dengan Institut Mekanik Motor Indonesia (IMMI) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaku usaha perbengkelan khususnya roda dua. Dimana kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari 11 kecamatan di Depok.

“Para peserta pelatihan merupakan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam Rencana Kegiatan pembangunan Daerah (RKPD) online tahun 2017,” kata Marthin, sapaan akrabnya, kepada depok.go.id, Rabu (21/03/2018).

Dirinya berharap agar pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan serta kemampuan para pelaku usaha sesuai dengan perkembangan teknologi khususnya di bidang kendaraan bermotor. Hal itu supaya nantinya dapat diimplementasikan guna meningkatkan kemajuan usaha mereka.

“Kami harapkan dengan pelatihan ini mereka bisa mengetahui lebih detail mengenai sistem kerja motor, serta bagaimana cara memperbaikinya, sehingga nantinya bisa diterapkan, bukan hanya sekedar bongkar pasang,” ujarnya.

Sementara itu, Instruktur di pelatihan, Valentino menuturkan, tahapan dalam pelatihan meliputi teori dan praktik terkait perbaikan atau service kendaraan roda dua baik injeksi maupun matic. Selain itu, pelatihan selama 5 hari tersebut akan disertai dengan evaluasi untuk melihat perkembangan para peserta.

“Materi yang akan dipelajari diantaranya materi dasar sistem kerja motor 4 tak dan 2 tak, baik metik maupun injeksi seperti kelistrikan, karburator, suspensi, cara membersihkan, injektor, dan perakitan.  Nantinya, kita juga ada evaluasi tertulis untuk mengetahui sejauh mana materi yang diserap oleh para peserta,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia  Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :