nenek emas

Nenek Emas Jayaningsih. (Foto : Indri/Diskominfo)

depok.go.id – Usia boleh senja, tapi semangat Nenek Emas Jayaningsih tak kalah dengan yang muda. Di usia yang sudah 72 tahun, semangat Nenek Emas sama menggebunya seperti semangat Kartini dalam menuntut emansipasi wanita.

Sosok Kartini yang menjadi wanita tangguh memang menjadi panutan banyak orang, termasuk Nenek Emas. Di usia sepuhnya Nenek Emas masih aktif di berbagai organisasi, tak terkecuali juga aktivitas yang rutin dilakukan para lansia di Kota Depok.

Semua aktivitas yang bermanfaat bagi banyak orang akan dilakukannya. Maklum, motto hidupnya adalah ingin menjadikan sisa hidup yang dikaruniakan Tuhan untuk ibadah.

“Mudah-mudahan di sisa hidup saya, masih ada gunanya untuk semua orang,” tuturnya, Jumat (21/04/2017).

Ia juga berharap, semangatnya ini bisa ditiru generasi muda untuk ikut aktif di berbagai kegiatan. Dengan tenaga dan pengetahuan yang dimiliki, pastinya akan memberikan manfaat besar bagi orang lain.

Selain itu, Nenek Emas yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Kecamatan Beji tersebut ingin remaja di Kota Depok memiliki kepedulian tinggi dan perhatian yang besar untuk para lansia. Sebab, setangguh-tangguhnya lansia tetap membutuhkan bantuan orang yang lebih muda.

“Saya dan rekan-rekan lain selalu berupaya memberikan contoh yang terbaik untuk remaja, agar tetap aktif dan punya rasa simpati kepada kami,” tambahnya.

Nenek Emas yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Depok ini, tak lupa berpesan kepada seluruh wanita di Kota Depok untuk terus bersemangat dalam berbagai aktivitas. Dengan beraktivitas, badan pun menjadi sehat dan terhindar dari penyakit yang disebabkan semakin bertambahnya usia.

“Meskipun menjadi wanita dan sudah usia lanjut, tetap harus aktif di berbagai kegiatan,” pesannya.

Penulis: Indri

Editor:Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :