permainan tempo duludepok.go.id – Permainan tempo doeloe kini makin tergerus zaman, karena kalah bersaing dengan teknologi canggih. Padahal, permainan tempo doeloe banyak mengandung nilai kearifan lokal, yang membuat anak mencintai budayanya sendiri.

Sadar akan pentingnya melestarikan budaya tersebut, dalam Festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Balaikota, juga akan dihadirkan kompetisi permainan tempo doeloe dengan mengikutsertakan pelajar SMP dan SMA di Kota Depok.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Rina Fitriani Bahar menjelaskan, pihaknya ingin memunculkan kembali dolanan tempo doeloe yang pernah dimainkan anak-anak di masa lalu. Terlebih, saat ini kecenderungan anak-anak hanya pada gadget, yang membuat mainan masa lalu semakin terlupakan.

“Kompetisi ini sengaja kami buat untuk memunculkan keceriaan anak-anak terhadap apa yang dimainkannya, karena saat ini mereka sudah tidak tahu lagi mainan tersebut,” tuturnya, Kamis (20/04/2017).

Ia menyebut, permainan yang akan dilombakan terdiri dari beberapa jenis seperti, engklek, ular tangga, lompat tali, kelereng atau gundu, hulahop, enggrang, ketapel, bakiak, dan gasing. Untuk pelaksanaannya sendiri akan dilakukan pada 22 April mendatang.

Rina menambahkan, bagi pelajar yang akan mendaftar dapat melalui email festivalumkmdpk@gmail.com atau menghubungi April (083879466517) dan Farid (081285646768).

Terakhir, Rina berharap, banyak pelajar di Kota Depok yang terlibat dalam perlombaan ini. Selain untuk mengenalkan permainan tempo doeloe, ajang ini juga dapat memberikan edukasi kepada anak-anak akan nilai-nilai kerjasama yang terkandung dalam permainan tersebut.

“Semoga melalui lomba ini, anak-anak kembali gemar dengan permainan tempo doeloe yang dapat meningkatkan keceriaan, dengan bertatap langsung pada orang lain, bukan asyik dengan gadget sendiri,” tutup Rina.

Penulis: Indri

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :