logo call centersipAtas dasar keinginan untuk menciptakan pelayanan prima kepada masyarakat dan sebagai upaya menjalankan program andalan Depok Cyber City sebagaimana tercantum dalam RPJMD, Pemerintah Kota Depok kini menyediakan layanan masyarakat Call Center dengan nomor layanan 1500 664 yang dilaunching saat perayaan HUT RI kemarin. Melalui layanan ini warga dapat melakukan pengaduan kapan pun selama jam kerja.

Seperti dijelaskan oleh Hj. Reni Siti Nuraeni, S.Si., M.Si. – Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, dalam program andalan Depok Cyber City ada kewajiban dari Pemerintah Kota untuk menyediakan informasi dan layanan pengaduan yang responsif kepada masyarakat, sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik. “Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pembangunan call center ini,” ujarnya.

“Selain datang langsung ataupun melalui surat, warga sebelumnya juga bisa berinteaksi dengan Pemkot melalui twitter, web dan facebook. Namun penggunaan media tersebut dirasa kurang interaktif. Dengan call center lebih interaktif dan bisa dihubungi selama jam kerja,” tambahnya.

banner tentang call center dan sms center benar newsLayanan call center pada tahun ini merupakan tahap awal dan pihak Diskominfo masih menjaring informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebutuhan pelayanan informasi masyarakat. Dalam tahap awal ini, call center masih belum bisa memberikan one stop solution, dalam arti baru dapat merespon aduan yang bersifat umum, sementara untuk pertanyaan dan keluhan dari warga yang lebih detail akan ditampung dan dilanjutkan kepada OPD terkait. Tiap OPD diberikan batas waktu 3x 24jam untuk memberikan jawaban kepada masyarakat, dan nantinya pihak call center akan menghubungi kembali untuk memberikan jawaban kepada warga yang bertanya. ” Selanjutnya akan dibangun road map hingga nanti masyarakat bisa langsung terhubung dengan OPD terkait mengenai keluhan yg diutarakan, ” terang Reni.

Call Center diharapkan bisa menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, masukan, keinginan dan harapan terhadap semua pelayanan Pemkot. Pihak Diskominfo juga sudah melakukan publikasi melalui running text, media di web, twitter, facebook, memasang stiker, melakukan banyak dialog dan juga menginformasikan kepada OPD lain mengenai call center.

” Diharapkan tercipta interaksi yang konstruktif dan mendewasakan warga untuk memberikan aspirasi dan keluhan secara elegan. Tahun depan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, kami selalu melakukan evaluasi baik harian, bulanan dan tahunan,” harap Reni.

Logo Call Center Pemkot Depok dapat di download di sini

(Rysko/Diskominfo)

Bagikan post melalui :