monev PKKdepok.go.id – Kelurahan Cilangkap yang berada di Kecamatan Tapos – Depok menjadi salah satu kelurahan terpilih untuk mewakili seluruh kelurahan di Kota Depok dalam penilaian Monev (Monitoring dan Evaluasi) 10 program PKK yang diadakan oleh Provinsi Jawa Barat.

Senin (21/09/15) merupakan hari pertama kedatangan tim penilai yang akan memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan 10 program PKK yang di dalamnya meliputi penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat.

Adapun lima kegiatan yang diperlombakan dalam rangka Monev 10 Program PKK pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di antaranya Posyandu Melati 20, Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di Cilangkap, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Leuwinanggung, Pemanfaatan Toga di Cimpaeun, serta Halaman Asri Teratur Indah Nyaman (Hatinya) PKK di Sukatani.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penilai Provinsi yang kali ini diwakili oleh anggota lainnya Teti M mengatakan, lima tahun lalu Kota Depok telah meraih penghargaan Pakarti Madya II tingkat provinsi, dan setelah itu belum ada lagi prestasi yang sampai ke tingkat provinsi. Teti mengungkapkan, mudah-mudahan dengan adanya modal tersebut, Depok dapat kembali meraih pencapaian yang dahulu pernah digapai.“Untuk tahun sekarang mudah-mudahan Depok dapat mempeloporinya lagi,” harap Teti yang juga menginginkan kegiatan Monev ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Dia juga berpesan agar PKK terus berupaya mendorong para keluarga untuk hidup sehat, sejahtera, maju, dan mandiri. Hal tersebut karena dari waktu ke waktu tim PKK sebagai mitra pemerintah dan organisasi kemasyarakatan menjalankan fungsinya sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :