monev PKK_2

depok.go.id – Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menerima kedatangan Tim Monev (Monitoring dan Evaluasi) PKK Provinsi Jawa Barat di Kelurahan Cilangkap, Tapos, Depok, Senin (21/09/15). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monev 10 Program PKK pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

Dalam sambutannya, Nur Mahmudi menyambut kedatangan Tim Monev PKK Provinsi Jawa Barat yang akan melaksanakan penilaian di wilayah Tapos. Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pemicu semangat para kader maupun mitra PKK untuk terus bergerak mengukir prestasi.

“Ini merupakan tambahan pemicu semangat, agar kegiatan yang dilaksanakan betul-betul bisa dievaluasi secara objektif dari tim Monev,” ujar Nur Mahmudi.

Dia juga mengungkapkan, pada 2014 lalu Kelurahan Abadijaya yang berada di Kecamatan Sukmajaya sempat terpilih menjadi pemenang lomba Halaman Asri Teratur Indah Nyaman (Hatinya) PKK meski belum sempat masuk pada perlombaan di tingkat nasional.

“Adanya kegiatan ini, semoga bisa berlanjut sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan tim dari Kecamatan Cilangkap bisa lancar memberikan penjelasan saat di lapangan nanti,” harap Nur Mahmudi.

Senada dengan itu, Ketua Tim Penilai Provinsi yang kali ini diwakili oleh anggota lainnya Teti M mengatakan, lima tahun lalu Kota Depok telah meraih penghargaan tingkat provinsi dan setelah itu belum ada lagi prestasi yang sampai ke tingkat provinsi. Mudah-mudahan dengan adanya modal tersebut, Depok dapat kembali meraih pencapaian yang dahulu pernah digapai.

“Untuk tahun sekarang mudah-mudahan Depok dapat mempeloporinya lagi,” harap Teti.

Usai acara sambutan, tim penilai dibawa ke lapangan untuk melihat dan mengevaluasi pelaksanaan 10 program PKK yang didalamnya meliputi penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :