penyampaian tujuh raperda

Ketua DPRD Kota Depok memimpin sidang paripurna dalam rangka penyampaian 7 RAPERDA Kota Depok yang berlangsung di aula gedung DPRD, Rabu (21/10/2015). (DISKOMINFO-Dewa Aji Panggalih)

depok.go.id – Dalam rangka Penyampaian Tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Depok, Dewan Perwakilan Rayat Daerah  menggelar Rapat Paripurna  di ruang rapat DPRD Kota Depok, Rabu (21/10/2015).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo ini juga turut dihadiri Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok, Muspida dan Instansi Vertikal di Kota Depok, serta anggota DPRD Kota Depok.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, yang dalam hal ini menyampaikan tujuh Raperda mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan atas dua faktor. Pertama, telah terbitnya peraturan perundang-undangan baru yang dikeluarkan pemerintah pusat. Kedua, adanya kebutuhan masyarakat yang harus dilayani oleh Pemerintah Kota Depok.

“Dengan adanya beberapa faktor, maka peraturan daerah yang ada sebelumnya harus disesuaikan. Selain itu juga kebijakan yang mendukung seluruh kebutuhan masyarakat harus diatur pada peraturan daerah,” jelas alumni Gontor tersebut.

Adapun ketujuh rancangan peraturan daerah tersebut di antaranya Raperda tentang perubahan peraturan daerah (Perda) Kota Depok Nomor 13 tahun 2013 tentang bangunan dan izin mendirikan bangunan, Raperda mengenai rencana detail tata ruang, Raperda rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Raperda tentang perubahan Perda Kota Depok Nomor 1 tahun 2008 tentang rencana pembangunan jangka panjang tahun 2006 – 2025, Raperda tentang perubahan Perda Nomor 5 tahun 2007 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, Raperda tentang penanaman modal, dan Raperda tentang tarid layanan kesehatan kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, berpesan kepada seluruh fraksi di Kota Depok agar mempersiapkan pandangan umum fraksinya terhadap tujuh Raperda, sehingga nantinya seluruh Raperda tersebut dapat disetujui dan disepakati bersama.

“Masing-masing anggota sudah dibagi dalam beberapa kelompok untuk membahas ketujuh Raperda. Maka harus disiapkan pandangan fraksinya untuk Rapat Paripurna selanjutnya,” ungkap Hendrik. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :