Wilayah RW 07 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung terlihat Asri dengan menjalankan program Kampung Setaman yang digulirkan beberapa waktu lalu. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Keberadaan Kampung Setaman (Tertata, Bersih dan Nyaman) yang terbentuk di RW 07 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung sejak April 2019, memberikan suasana baru bagi warga setempat. Pasalnya, wilayah tersebut menjadi lebih asri berkat berbagai program lingkungan yang digulirkan.

“Kampung Setaman ini sudah bergerak sebelum Ramadan, kira-kira bulan April. Berawal dari rasa prihatin kami terhadap lingkungan yang padat penduduk, namun tidak ada penghijauan,” ujar Ketua RW 07, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Sanusi, Senin (21/10/2019).

Diakuinya, berbagai program berbasis lingkungan dijalankan, seperti melakukan penanaman di halaman rumah masing-masing, memanfaatkan ruang yang ada sebagai taman bermain anak, serta melakukan penataan lingkungan di sepanjang jalan yang dilewati warga.

“Kegiatan ini lebih ke arah kebersihan lingkungan dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, agar nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Sanusi menjelaskan, program ini untuk sementara berjalan di empat dari enam RT yang ada di RW 07. Yaitu RT 3, RT 4, RT 5 dan RT 6 dan dikerjakan secara swadaya.

“Bantuan pemerintah baru dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok berupa cat dan alat biopori. Namun, kami mendapat dukungan penuh dari lurah dan camat setempat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Mantan Lurah Ratujaya, Sobarudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tahun 2018. Diharapkan, melalui Kampung Setaman, terbentuk sikap menghargai dan mencintai lingkungan.

“Mudah-mudahan kegiatan yang sudah terbentuk ini bisa dijalani dengan baik dan ilmu yang pernah didapatkan dalam program P2WKSS, bisa diimpelementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Sobarudin yang kini menjabat sebagai Lurah Beji Timur.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :