Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XIX di lapangan Radar Auri, Cimanggis pada Rabu (21/11). (Foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id- Wali Kota Depok Mohammad Idris resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XIX di lapangan Radar Auri, Cimanggis pada Rabu (21/11). Kegiatan yang diikuti oleh 11 kecamatan di Kota Depok tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan keimanan masyarakat Kota Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, perlombaan MTQ ini dapat membawa kebanggaan tersendiri bagi Kota Depok. Sebab, para kafilah MTQ dapat ikut mewujudkan Depok sebagai kota yang religius.

“Ini dapat menjadi langkah bersama guna mendalami Alquran. Sbagai umat muslim harus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai di dalam kitab suci,” katanya saat pembukaan acara MTQ Tingkat Kota Depok.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai wadah dalam mengembangkan pemahaman dan keahlian warga Depok yang telah mendalami Alquran, serta memiliki wawasan luas dalam mempererat ukhuwah Islamiyah.

Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Tingkat Kota Depok Sri Utomo menjelaskan, Kecamatan Cimanggis merupakan tuan rumah pelaksanaan MTQ di Tahun 2018. Berbagai cabang perlombaan yang dilombakan pada MTQ mampu memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan keimanan bagi masyarakat Kota Depok.

“Ini kegiatan rutin yang setiap tahun kami lakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menggali bakat dan potensi warga Depok dalam pemahaman Alquran,” tuturnya.

Untuk diketahui, MTQ Kota Depok akan berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 21 hingga 23 November mendatang. Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh mimbar dan 20 cabang perlombaan yang terdiri dari sejumlah kategori.

Adapun perlombaan yang dikompetisikan yaitu Tilawah Quran, Tahfidz Quran, Tafsir Alquran dengan Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris. Selain itu, juga lomba Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Khot Alquran, dan cabang menulis ilmiah Alquran.

Penulis : Indri Purnama
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :